Warta Times, Surabaya – Pengalaman magang tidak hanya memberikan pembelajaran praktis di dunia kerja, tetapi juga memperluas wawasan budaya. Hal ini dialami oleh Erika, mahasiswi semester 5 Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jawa Timur angkatan 2023, yang menjalani magang selama empat bulan di salah satu wedding organizer ternama di Surabaya.
Selama magang pada 1 Agustus – 1 Desember 2025, Erika menjalankan berbagai peran, mulai dari membantu project manager dalam administrasi dan koordinasi hingga terjun langsung sebagai crew dalam acara pernikahan.
Pengalaman paling berkesan dialami Erika pada 14 November 2025 saat ia dipercaya menjadi Liaison Officer (LO) Catering dalam pernikahan adat Jawa di Sidoarjo. Tanggung jawab tersebut membawanya memahami makna filosofis prosesi dodol dawet, yang sebelumnya hanya ia ketahui sebatas teknis pelaksanaan acara.

Dodol dawet merupakan salah satu tradisi penting dalam rangkaian pernikahan adat Jawa yang dilaksanakan setelah prosesi siraman. Kata dodol berarti menjual atau menawarkan, sedangkan dawet adalah minuman tradisional dari cendol, santan, dan gula merah. Dalam prosesi ini, dawet disiapkan dalam mangkuk besar dan nantinya akan dimasukkan ke dalam gelas-gelas kecil dan disuapkan oleh orang tua kepada calon mempelai putri, kemudian dibagikan kepada keluarga dan kerabat sebagai bagian dari ritual.
Tradisi dodol dawet memiliki makna filosofis yang mendalam. Dawet yang segar melambangkan harapan akan kehidupan rumah tangga yang sejuk, damai, dan harmonis. Proses pembuatannya mengajarkan nilai kesabaran dan ketelatenan dalam membina rumah tangga. Dawet yang disuapkan orang tua menjadi simbol kasih sayang terakhir sebelum anak memasuki kehidupan baru. Selain itu, rasa manis dari gula merah menggambarkan harapan akan kebahagiaan dan kemanisan dalam pernikahan.
Melalui pengalaman magang di wedding organizer, Erika memperoleh pembelajaran berharga, tidak hanya terkait manajemen acara dan koordinasi catering, tetapi juga pemahaman akan pentingnya menghormati tradisi dan budaya lokal. Setiap prosesi adat memiliki nilai dan makna yang harus dijaga sesuai keinginan keluarga.

Bapak Dr. Drs. Sugito, M.M. dalam hal ini berperan sebagai dosen pembimbing magang dengan sabar telah memberikan pendampingan akademik dan arahan reflektif kepada mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur dalam memahami Keunikan Tradisi Dodol Dawet selama pengalaman magang di Wedding Organizer Surabaya. Melalui bimbingannya, beliau menekankan pentingnya mengaitkan praktik pelestarian tradisi dengan tuntutan profesionalisme kerja, seperti pengelolaan acara, komunikasi dengan klien, serta kerja sama tim. Peran tersebut membantu mahasiswa tidak hanya mengenali nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Dodol Dawet, tetapi juga menerjemahkannya ke dalam sikap kerja yang bertanggung jawab dan kontekstual di industri jasa pernikahan.
Pengalaman sebagai Liaison Officer (LO) Catering juga memperkuat keterkaitan antara praktik lapangan dan ilmu Manajemen yang dipelajarinya. Erika belajar tentang manajemen operasional, koordinasi tim, serta pelayanan yang detail dan teliti. Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal karier sekaligus memotivasi mahasiswa lain untuk memperkaya kemampuan melalui pengalaman langsung di dunia kerja.
Penulis: Erika Devi Nur Aisyah, Dr. Drs. Sugito, M.M.*











