Daerah  

Mahasiswa KKN UBK Beri Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Bagikan Buku Saku untuk Remaja Desa Citaman

Warta Times
Penyuluhan kesehatan reproduksi bagi remaja Desa Citaman. (Foto: Dok/Ist).

Warta Times, Bandung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bhakti Kencana (UBK) Kelompok 6 menggelar penyuluhan kesehatan reproduksi bagi remaja Desa Citaman, Selasa 26 Agustus 2025, pukul 16.00 WIB di RW 11. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi sekaligus memberikan panduan praktis melalui buku saku yang dibagikan kepada seluruh peserta.

Acara diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta terkait kesehatan reproduksi. Selanjutnya, pembukaan acara dipandu oleh MC Ratu dan Naura, dilanjutkan sambutan Ketua Pelaksana.

Untuk mencairkan suasana, sesi ice breaking dipandu oleh Ratu dan Naura berlangsung meriah dan mengundang antusiasme peserta. Pukul 16.05 WIB, Astira selaku pemateri menyampaikan edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja. Materi yang dibawakan mencakup pentingnya pengetahuan kesehatan reproduksi, perubahan pada masa remaja, hak-hak reproduksi, bahaya seks bebas, serta pencegahan pernikahan dini.

Sesi tanya jawab menjadi salah satu momen paling interaktif, di mana para peserta dapat bertanya langsung dan berbagi pandangan. “Materi ini membuka wawasan saya. Buku saku ini juga sangat bermanfaat untuk dipelajari lagi di rumah,” ujar salah satu peserta remaja.

Menjelang akhir acara, panitia mengadakan sesi games yang menghibur sekaligus mendidik, disertai pembagian doorprize bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Keceriaan terpancar dari wajah peserta yang berhasil memenangkan hadiah.

Post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan. (Foto: Dok/Ist).

Kegiatan ditutup dengan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan. MC kemudian menutup acara dan mengajak seluruh peserta berfoto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membekali remaja dengan pengetahuan penting agar mereka lebih memahami tubuhnya dan mampu menjaga kesehatan reproduksinya secara mandiri,” ujar Dinda, Ketua Pelaksana Kegiatan.

Program ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa UBK dalam memberikan edukasi kesehatan yang relevan, membentuk generasi muda yang lebih sadar akan kesehatan reproduksi, dan mendukung pencegahan masalah kesehatan di kalangan remaja desa.