Daerah  

Disaster Network dan KSPB Ubaya Selenggarakan SHiELD 2026 untuk Kesiapsiagaan Bencana

Warta Times
Disaster Network dan KSPB Ubaya Selenggarakan SHiELD 2026 untuk Kesiapsiagaan Bencana

Surabaya — Disaster Network bersama Kelompok Studi Psikologi Bencana (KSPB), Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya), menyelenggarakan kegiatan SHiELD 2026: The Essentials — Strategic Help in Emergencies, Lifesaving & Disaster pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di Fakultas Psikologi Universitas Surabaya. Kegiatan ini merupakan pembekalan bagi mahasiswa peserta mata kuliah Manajemen Pengurangan Risiko Bencana untuk memperkuat kesiapsiagaan, kemampuan memberikan respons awal dalam situasi darurat, serta keterampilan dasar dalam mendukung keselamatan diri dan orang lain.

SHiELD 2026: The Essentials dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa bidang Manajemen Pengurangan Risiko Bencana. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diharapkan memahami konsep pengurangan risiko bencana secara teoretis, tetapi juga memiliki bekal keterampilan praktis yang dapat diterapkan ketika menghadapi keadaan darurat.

Kegiatan ini menghadirkan dua trainer, yaitu Yogi Suryo Prayogo, S.Psi. dan Muhammad Sulthan Rasyid, S.Psi., yang memberikan pembekalan melalui dua materi utama.

Yogi Suryo Prayogo, S.Psi., membawakan materi mengenai kesiapsiagaan bencana, respons awal keadaan darurat, dan keterampilan dasar penyelamatan jiwa. Materi ini menekankan pentingnya mengenali potensi bahaya, mempersiapkan diri sebelum terjadi bencana, memahami langkah-langkah awal ketika menghadapi keadaan darurat, serta mengembangkan kemampuan untuk memberikan bantuan secara tepat dengan tetap memperhatikan keselamatan diri dan orang lain.

Pembekalan tersebut diharapkan membantu mahasiswa memahami bahwa respons awal dalam situasi darurat membutuhkan kesiapan, ketepatan dalam mengambil keputusan, serta pemahaman mengenai batas kemampuan dan keselamatan penolong. Kemampuan memberikan bantuan perlu disertai kesadaran untuk menghindari tindakan yang justru dapat meningkatkan risiko bagi diri sendiri maupun orang lain.

Sementara itu, Muhammad Sulthan Rasyid, S.Psi., membawakan materi Self-Defence yang berfokus pada pengenalan dan pengembangan keterampilan dasar dalam melindungi diri ketika menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan. Materi ini melengkapi pembekalan kesiapsiagaan dengan menempatkan keselamatan pribadi sebagai salah satu aspek penting dalam menghadapi keadaan darurat.

Integrasi materi kesiapsiagaan bencana, respons awal keadaan darurat, keterampilan dasar penyelamatan jiwa, dan self-defence memberikan perspektif yang lebih luas mengenai kesiapan individu dalam menghadapi berbagai situasi berisiko. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali situasi, mempertimbangkan pilihan tindakan, menjaga keselamatan diri, dan memahami pentingnya memberikan pertolongan secara bertanggung jawab.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Manajemen Pengurangan Risiko Bencana yang diasuh oleh Dr. Listyo Yuwanto, Psikolog, dosen Fakultas Psikologi Universitas Surabaya sekaligus Founder Disaster Network. Melalui pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan keterampilan praktis, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana.

Penyelenggaraan SHiELD 2026: The Essentials juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara lingkungan akademik dan komunitas dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan. Disaster Network dan KSPB Ubaya berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman terhadap risiko, tetapi juga pada penguatan kesiapan dan kemampuan bertindak ketika situasi darurat terjadi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa kesiapsiagaan merupakan proses yang perlu dibangun melalui pengetahuan, latihan, pengambilan keputusan yang tepat, dan kepedulian terhadap keselamatan bersama. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa Manajemen Pengurangan Risiko Bencana untuk berkontribusi dalam upaya membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi bencana.

SHiELD 2026: The Essentials mengusung semangat: “Prepared to Respond, Ready to Help.”

Semangat ini menegaskan bahwa kesiapan menghadapi keadaan darurat tidak berhenti pada kemampuan mengenali ancaman, tetapi juga mencakup kesiapan untuk merespons secara tepat, menjaga keselamatan, dan memberikan bantuan sesuai kompetensi.